MTK
Diposting oleh Unknown , Rabu, 16 Januari 2013 05.13
Ini Mata Pelajaran favorit :
Matematika muncul pada saat dihadapinya
masalah-masalah yang rumit yang melibatkan kuantitas, struktur, ruang, atau
perubahan. Mulanya masalah-masalah itu dijumpai di dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan kemudian astronomi; kini, semua ilmu pengetahuan menganjurkan
masalah-masalah yang dikaji oleh para matematikawan, dan banyak masalah yang
muncul di dalam matematika itu sendiri. Misalnya, seorangfisikawan Richard Feynman menemukan rumus integral lintasan mekanika kuantum menggunakan paduan nalar matematika
dan wawasan fisika, danteori dawai masa kini, teori ilmiah yang masih
berkembang yang berupaya membersatukan empat gaya dasar alami, terus saja mengilhami
matematika baru.
Beberapa matematika hanya bersesuaian di dalam wilayah
yang mengilhaminya, dan diterapkan untuk memecahkan masalah lanjutan di wilayah
itu. Tetapi seringkali matematika diilhami oleh bukti-bukti di satu wilayah
ternyata bermanfaat juga di banyak wilayah lainnya, dan menggabungkan
persediaan umum konsep-konsep matematika. Fakta yang menakjubkan bahwa
matematika "paling murni" sering beralih menjadi memiliki terapan
praktis adalah apa yang Eugene Wigner memanggilnya sebagai "Ketidakefektifan Matematika tak ternalar di dalam
Ilmu Pengetahuan Alam".
Seperti di sebagian besar wilayah pengkajian, ledakan
pengetahuan di zaman ilmiah telah mengarah pada pengkhususan di dalam
matematika. Satu perbedaan utama adalah di antara matematika murni dan matematika
terapan: sebagian besar matematikawan memusatkan penelitian mereka
hanya pada satu wilayah ini, dan kadang-kadang pilihan ini dibuat sedini
perkuliahan program sarjana mereka.
Beberapa wilayah matematika terapan telah digabungkan dengan tradisi-tradisi
yang bersesuaian di luar matematika dan menjadi disiplin yang memiliki hak
tersendiri, termasuk statistika, riset operasi, dan ilmu komputer.
Mereka yang berminat kepada matematika seringkali
menjumpai suatu aspek estetika tertentu di banyak matematika. Banyak
matematikawan berbicara tentang keanggunan matematika, estetika yang
tersirat, dan keindahan dari
dalamnya. Kesederhanaan dan keumumannya dihargai. Terdapat keindahan
di dalam kesederhanaan dan keanggunan bukti yang
diberikan, semisal bukti Euclid yakni
bahwa terdapat tak-terhingga banyaknya bilangan prima, dan di dalam metode numerik yang anggun bahwa perhitungan laju,
yakni transformasi
Fourier cepat. G. H. Hardy di dalam A
Mathematician's Apologymengungkapkan keyakinan bahwa
penganggapan estetika ini, di dalamnya sendiri, cukup untuk mendukung
pengkajian matematika murni.
Para matematikawan sering bekerja keras menemukan bukti teorema yang
anggun secara khusus, pencarian Paul Erdős sering berkutat pada sejenis pencarian
akar dari "Alkitab" di manaTuhan telah
menuliskan bukti-bukti kesukaannya.[16][17] Kepopularan matematika rekreasi adalah
isyarat lain bahwa kegembiraan banyak dijumpai ketika seseorang mampu
memecahkan soal-soal matematika

Posting Komentar